Conte: Kemenangan Spurs Karena Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Chelsea yang ditangani oleh pelatih asal Italia,  Antonio Conte mengakui bahwa Tottenham Hotspur akan menjadi salah satu pesaing mereka yang kuat di kompetisi Permier League musim 2016-2017 berkat didikan dari Mauricio Pochettino. Dinilainya, pelatih berusia 44 tahun itu telah membangunkan kekuatan tim yang berjulukThe Lily Whites sekarang ini.

Conte beranggapan bahwa Pochettino merupakan salah satu sosok pelatih yang mampu menghentikan langkah Chelsea dalam persaingan gelar Liga Domestik. Bermain dengan mengandalkan pemain muda mereka, Pochettino berhasil meracik skuadnya berkat bakat melatih.

Tottenham Bisa Menjadi Pesaing Gelar Juara Musim Ini

Mauricio Pochettino

Ekspresi Pochettino saat tim asuhannya meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan yang mereka jalani

Di klasemen sementara musim 2016-2017 ajang Liga Inggris, Chelsea berada di puncak teratas tabel, namun mereka tetap wasapada dengan Tottenham. Meski tim asuhan Conte sudah bermain sebanyak 13 pertandingan yang mereka jalani, terus menunjukkan kehebatan timnya yang sukses kemenangan.

“Chelsea dan Tottenham memiliki persamaan karena kami menjalani kompetisi ini dengan luar biasa, yang mampu memenangkan 13 kali secara beruntun. Saya menilai bahwa Tottenham merupakan tim yang tangguh. Dimana mereka memiliki salah satu sosok pelatih terbaik yang ada di dunia,” ucap Antonio Conte kepada media.

Tottenham Hotspurs yang saat ini berada di posisi ketiga di kompetisi Premier musim 2016-2017 yang hanya berselisih tujuan poin dari pemuncak klasemen. Meski Chelsea memiliki ambisi untuk bisa menyabet gelar juara, namun target realistis dari Tottenham adalah bisa menengakhiri musim di empat besar musim ini.

Conte Akui Kehebatan Tim Asuhan Mauricio Pochettino

mauricio-pochettino-tottenham-hotspurs

pochettino yang sedang mengarahkan tim asuhannya untuk bermain dengan baik dan disiplin

 

Pelatih Chelsea yang ditangani oleh Antonio Conte memberikan pujian atas  permainan yang berkualitas dintunjukkan kepada Tottenham Hotspur yang sukses menumbangkan tim asuhannya di stadion White Hart Lane pada hari Rabu lalu. Bagi Conte saat ini, Tottenham Hotspur merupakan pesaing terberat timnya untuk bisa menyabet gelar Liga Inggris.

“Kami sadar kekalahan bisa terjadi kapanpun bahkan sebelum laga berlangsung. Namun, saya rasa pertandingan imbang dan tim lawan mampu mencetak dua gol itu merupakan permainan terbaik yang kami tunjukkan,” ucap Conte setelah bertanding.

“Kami memang sedikit memiliki rasa kecewa, kemenangan yang selama ini kami raih harus terhenti. Meski begitu, Tottenham merupakan sebuah tim yang baik, tangguh dan untuk saat ini mereka telah menjadi pesaing dalam gelar juara Premier League. Dimana mereka pada musim lalu, telah mendominasi sebagai tim juara dan termasuk di musim ini.”

“Ketika kami harus kejebolan dua gol, maka yang harus kami lakukan adalah meningkatkan kualitas permainan lebih baik. Tetapi, kami masih menduduki di puncak Liga Domestik karena hasil kerja keras dan semangat tim. Sulit untuk berkompetisi di sini dan hal terpenting  adalah terus melakukan pekerjaan dengan giat,” tambah pelatih berusia 47 tahun.

Chelsea yang memiliki catatan 13 kemenangan berturut-turut harus berhenti usai dikalahkan oleh Tottenham Hospurs dengan skor akhir 0 – 2. Dalam kemenangan tersebut Delle Alli sukses mencetak dua gol bagi The Lilywhites di babak pertama tambahan dan menit ke-54 yang memastikan timnya menang.

Kekalahan Chelsea tidak berpengaruh untuk menggesernya dari klasemen,  dengan torehan 49 poin yang dimiliki oleh mereka dalam 20 laga. Tetapi, Chelsea terasa terancam saat ini berselisih lima poin dibawah mereka yaitu Liverpool menduduki peringkat kedua.

Dengan kemenangan kemarin, Tottenham Hotspur berada di posisi ketiga dengan mengumpulkan 42 poin, yang sama dengan Manchester City.