Nathan Redmond: Harusnya Saya Bisa Mencetak Empat Gol

nathan-redmond

Nathan Redmond yang sukses menjadi penentu saat laga Southampton berhadapan dengan Liverpool yang menghasilkan kemanngan  1-0, dimana gol tersebut dicetak pada menit ke 20 dalam babak semifinal leg pertama di League Cup. Redmond merupakan pemain tinmas U-21 Inggris, yang memanfaatkan umpan dari Jay Rodriguez dalam upaya memasukkan ke gawang Loris Karius.

Redmon Menjadi Penentiu Atas Kemenangan Timnya

nathan-redmond

Redmond yang terlihat kegirangan saya mencetak gol untuk southampton

Dalam 15 pertandingan terakhirnya, Redmond belum pernah mencetak gol. Dan pada pertandingan tadi malam dia memiliki banyak kesempatan untuk membuat hat-trick di laga tersebut, tetapi kenyataannya gagal merobek gawang yang diajaga oleh Loris Karius.

“Sebenarnya saya bisa saja menyumbang tiga atau empat gol di laga tersebut,” Redmond berbicara kepada media. “Di waktu lain, mungkin mereka akan kembali datang. Dengan kemenangan ini kami sangat senang yang bisa menjadikan modal utama kami menjelang leg kedua.”

“Saya tidak tahu apa ini akan menjadi yang pertama atau terakhir (yang bikin frustrasi). Di pertandingan itu saya benar-benar tidak sadar memiliki waktu banyak yang datang kepada saya, dan dengan terakhir kalinya saya berusa untuk bisa bermain dengan cerdas.”

“Saya akan memperbaiki kesalahan yang telah saya buat dalam sesi latihan nanti dan berusaha untuk bisa memanfaatkan kesempatan yang ada.”

Gol penentu yang bibuat oleh Redmond terasa begitu puas, karena Southampton yang raih kemenangan tanpa satupun kemasukan bola. Barisan pertahanan yang dinahkodai Virgil van Dijk sulit di tembus bagi tim asuhan Jurgen Klopp.

“Meraih menang tanpa kebobolan, itu merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi sebuah tim dan kali ini kami tampil dengan sangat baik dalam pertandingan ini,” ucap Van Dijk. “Liverpool merupakan sebuah klub yang hebat yang membuat kami kesulitan namun kami bermain dengan penuh semangat untuk bisa mendapatkan kemenangan, hari ini memang hari keberuntungan dia (Redmond), dengan gol yang dia cetak untuk tim.”

Meski Redmond sudah lama tidak mencetak gol, pada akhirnya di pertandingan ini dia mampu menjawab atas pertanyaan yang dilontarkan kepada dirinya. Dan akan segera memperbaiki kesalahan yang dia lakukan di laga itu dalam latihan bersama tim.

Bukti Ketajaman Southampton di Laga Kontra Liverpool

Nathan Redmond

Redmond buktikan ketajamannya, yang sukses mencetak gol untuk Southampton

Southampton yang menjadi tuan rumah mampu memenangi pertandingan melawan Liverpool yang berakhir dengan skor 1-0. tim yang dijuluki Soton itu berhasil memenangkan laga berkat gol yang dicetak oleh Nathan Redmond di menit ke 20.

Yang sebelumnya di pertandingan leg pertama kompetisi League Cup ini pasukan Jurgen Kloop bermain dengan mendominasi. Mereka bisa menguasai laga tersebut dalam penguasaan bola. Sedangkan Southampton hanya 35 persen yang hanya melakukan beberapa kali serangan balik.

Liverpool yang tampil menyerang untuk menembus jantung pertahanan tim lawan (Southampton), tetapi gagal, Emre Can tidak mampu memanfaatkan bola yang diperolehnya dengan baik. Para pemain tuan rumah dengan cepat menghentikan serangan yang dilakukan oleh The Reds.

10 menit berlalu di babak pertama, Liverpool cenderung menguasi bola. Akan tetapi mereka mampu menghasikan peluang yang baik untuk menjebol gawang Southampton.

Waktu menandakan di menit ke 18,  Adam Lalana yang memberikan umpan sundulan kepada Firmino di kotak penalti lalu di voli hanya mengenai tiang gawang., kedudukan masih imbang  0-0.

Redmond yang mencetak gol, sukses merobek gawang Karius di menit ke 20. Yang menjadikan malapetaka bagi tim aushan Jurgen Klopp. Dan sekaligus menjadi gol penentu yang memenangkan laga tersebut.

Hazard: Saya Seperti Hantu musim lalu

Eden Hazard

Eden Hazard memberikan pengakuan bahwa dia adalah sosok seperti hantu selama kompetisi yang sulit bersama Chelsea di 2015-16. Dan ingin mengembalikan peforma sekaligus reputasinya di musim ini.

Pemain kebangsaan Belgia itu mendapatkan gelar Pesepakbola Profesional ‘Association Player of the Year dan bernama Football Writers’ Association Footballer of the Year ketika itu dibawah kepemimpinan Jose Mourinho yang menyandang dua gelar musim lalu.

Hazard Siap Unjuk Kualitas Musim Ini di Chelsea

Eden Hazard

Hazard yang memberikan salam jempol kepada fans Chelsea, dimana dirinya akan digantikan oleh pemain lain di sebuah laga.

Akan tetapi, kinerja Hazard kemudian menurun drastis di masa lalu dan dia tidak bisa mencetak gol di Liga Premier hingga April tahun lalu, sekaligus pemecetan Mourinho dari Stamford Bridge yang hanya sampai 16 pertandingan yang berada di peringkat ke-10 klasemen Liga Inggris.

Namun, pemain berusia 26 tahun itu telah kembali menunjukkan kualitas terbaiknya yang dimiliki saat ini  di The Blues yang di tangani oleh Antonio Conte dan dia bertekad untuk merebut kembali posisinya untuk bermain terus menerus di tiap pertandingannya sebagai starter.

“Dua tahun yang lalu saya merupakan pemain yang terbaik, namun ketika musim lalu saya merasa seperti hantu,” ujarnya kepada media. “Saya berharap bisa kembali ke peforma terbaik lagi dan memenangkan gelar kembali.”

Hazard, yang dicadangkan ketika timnya bermain dalam kemenangan Piala FA dengan hasil 4-1 atas Peterborough pada hari Minggu, memiliki terkad untuk bisa mencapai final di Wembley dalam melengkapi koleksi medali di Inggris.

“Liga ini sangat penting, tetapi Piala FA bahkan lebih penting karena saya ingin mendapatkan gelar tersebut,” tambahnya.

Hingga Ingin Buktikan Kemampuannya di Chelsea Musim Ini

Eden-Hazard-Chelsea

selebrasi Hazard ketika dia kembali ke peforma terbaiknya di Chelsea

Eden Hazard yang bermain di posisi Gelandang Chelsea, telah mengatakan akan terus bekerja keras untuk bisa mengembalikan performa terbaiknya sekaligus membayar penampilan terburuknya di musim 2015-2016. Dia berpikir saat bermain di musim lalu, permainannya didalam lapangan seperti hantu.

Ketika itu, Eden Hazard mengalami kesulitan bermain bersama The Blues. Sebuah catatan yang sudah ada, sebanyak 38 laga di Liga Primer musim 2015-2016, pemain berusia 26 tahun itu sudah tampil sebanyak 31 kali pertandingan yang diantaranya enam kali sebagai pemeran pengganti dan mengemas empat gol serta empat assist kala itu.

Dengan adanya catatan itu pada musim lalu merupakan hal terburuk baginya dibandingkan pada musim sebelumnya. Pada musim 2014-2015, Hazard merupakan pemain yang diandalkan bagi tim dan juga bermain sebagai starter di 38 laga bersama The Blues dan memberikan 14 gol dan juga 10 assist.

Pada musim 2014-2015 Chelsea keluar sebagai peraih juara di Liga Inggris, serta gelandang tersebut meraih penghargaan dari pihak klub yang dinamakan Professional Footballers’ Association Player of the Year, dan termasuk juga Football Writers Association Footballer of the Year. Dan juga Hazard membantu Chelsea di ajang Premier League .

“Ketika itu saya dinobatkan menjadi pemain terbaik (2014-2015), namun saya merasa seperti hantu saat itu. Saya ingin menunjukkan kembali kalau saya layak menjadi pemain terbaik dan mengangkat trofi,” ucap Eden Hazard.

Hazard yang terus meningkat kinerjanya musim ini sukses merebut tempatnya di skuad utama yang selama 19 laga mebantu Chelsea musim ini dan menyumbang sembilan gol dan dua assist. Pemain asal Belgia itu sangat berharap dengan kembali performanya saat ini akan terulang kesuksesanya ketika dua musim yang sudah berlalu.

“Gelar liga merupakan sebuah ajang  yang begitu penting, dan juga Piala FA karena itu saya ingin sekali meraihnya,”  tambah gelandang Chelsea.

 

Enrique Angkat Bicara Mengenai Gelandangnya

ivan-rakitic

Pelatih Barcelona, Luis Enrique mengaskan bahwa pemainnya yang berposisi sebagai gelandang Ivan Rakitic tidak memiliki niat untuk menjualnya ke Manchester City. Pemain tersebut tidak bermain ketika berhadapan dengan Sevilla yang menghasilkan imbang 1-1 di kompetisi La Liga dan juga sudah tidak dimainkan di laga El Clasico melawan Real Madrid di tahun kemarin di bulan Desember.

Posisi yang menggantikan Rakitic, pelatih lebih memilih kedua pemain seperti Andre Gomes dan Denis Suarez. Akan tetapi, pelatih berusia 46 tahun itu memberikan penjelasan bahwa tidak bermainnya Rakitic bukan karena pemain timnas Kroasia tersebut akan dijual. “Kabar yang sudah beredar dari media bahkan tidak bisa dibuktikan,” ujar Enrique.

“Isu Rakitic yang akan bergabung dengan Manchester City jelas tidak ada sangkut pautnya dengan tidak bermainnya sang pemain di dalam skuad. Itu merupakan bagian dari tugas saya untuk memainkan atau tidak memainkannya,” tegas Enrique.

Enrique Mengklarifikasi Tentang Rakitic

ivan-rakitic

Rakitic yang sedang menghindari tim lawan dalam perebutan bola

Memang jarang dimainkannya Rakitic membuat sejumlah media memberitakan hal-hal yang tidak terduga-duga, yang menyebarkan bahwa pemain tersebut akan pindah ke Liga Inggris dan bermain dengan City.

Dimana, tim yang dijuluki The Citizen memang aktif di jendela transfer musim ini, yang dimana mereka sedang mencari pencari Ilkay Gundogan masih mengalami cedera dalam proses pemulihan. Dengan adanya media mengarang berita yang ada.

“Saya pikir itu suatu kewajaran, jika media menyatakan hal tersebut, meski tidak mengetahui yang sebenarnya. Ya.. dikarenakan ada beberapa faktor.”

“Yang harus saya lakukan saat ini hanya ingin tetap fokus melanjutkan kompetisi yang kami jalani, untuk menjadi yang terbaik, tutupnya.”

Tim asuhan Enrique masih terus berjuang untuk mendekati poin dari pemuncak klasemen sementara saat ini yang diduduki Real Madrid yang berselisih lima poin.

Siapa Bilang Rakitic Akan Bergabung Dengan City ?

Rakitic-Barcelona

Rakitic usai mencetak gol, membuktikan kualitas dirinya kepada fans Barca

Banyaknya kabar yang membuat kejut bagi semua kalangan bahwa gelangang Barcelona yang bernama Ivan Rakitic tengah dikabarkan sedang melakukan negosiasi yang serius dengan klub Inggris Manchester City.

Seperti yang kita ketahui, pemberitaan yang sedang panas-panasnya terhadap pemain tersebut yang tidak terduga-duga karena di coret namanya oleh Luis Enrique selaku pelatih saat berhadapan melawan Villarreal.

Dengan pertandingan menghadapi Villareal, Enrique menegaskan jika gelandangnya itu tidak memiliki niat untuk bermain di Manchester City. Di coretnya Rakitic langsung dibantah oleh sang pelatih yang media anggap akan hengkang dari klub.

“Kabar yang telah beredar pesat di media, benar-benar tidak ada kaitannya. Meski 25 persennya saja, tidak!” ucap Enrique kepada media.

“Pencoretan ini benar-benar tidak sesuai dengan apa yang di tulis oleh media, apa pemain kebangsaan Kroasia, Spanyol atau yang lainnya. Benar-benar tidak ada kaitannya dengan Rakitic yang tidak dimainkan di pertandingan ini,” tutupnya.

 

Conte: Kemenangan Spurs Karena Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Chelsea yang ditangani oleh pelatih asal Italia,  Antonio Conte mengakui bahwa Tottenham Hotspur akan menjadi salah satu pesaing mereka yang kuat di kompetisi Permier League musim 2016-2017 berkat didikan dari Mauricio Pochettino. Dinilainya, pelatih berusia 44 tahun itu telah membangunkan kekuatan tim yang berjulukThe Lily Whites sekarang ini.

Conte beranggapan bahwa Pochettino merupakan salah satu sosok pelatih yang mampu menghentikan langkah Chelsea dalam persaingan gelar Liga Domestik. Bermain dengan mengandalkan pemain muda mereka, Pochettino berhasil meracik skuadnya berkat bakat melatih.

Tottenham Bisa Menjadi Pesaing Gelar Juara Musim Ini

Mauricio Pochettino

Ekspresi Pochettino saat tim asuhannya meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan yang mereka jalani

Di klasemen sementara musim 2016-2017 ajang Liga Inggris, Chelsea berada di puncak teratas tabel, namun mereka tetap wasapada dengan Tottenham. Meski tim asuhan Conte sudah bermain sebanyak 13 pertandingan yang mereka jalani, terus menunjukkan kehebatan timnya yang sukses kemenangan.

“Chelsea dan Tottenham memiliki persamaan karena kami menjalani kompetisi ini dengan luar biasa, yang mampu memenangkan 13 kali secara beruntun. Saya menilai bahwa Tottenham merupakan tim yang tangguh. Dimana mereka memiliki salah satu sosok pelatih terbaik yang ada di dunia,” ucap Antonio Conte kepada media.

Tottenham Hotspurs yang saat ini berada di posisi ketiga di kompetisi Premier musim 2016-2017 yang hanya berselisih tujuan poin dari pemuncak klasemen. Meski Chelsea memiliki ambisi untuk bisa menyabet gelar juara, namun target realistis dari Tottenham adalah bisa menengakhiri musim di empat besar musim ini.

Conte Akui Kehebatan Tim Asuhan Mauricio Pochettino

mauricio-pochettino-tottenham-hotspurs

pochettino yang sedang mengarahkan tim asuhannya untuk bermain dengan baik dan disiplin

 

Pelatih Chelsea yang ditangani oleh Antonio Conte memberikan pujian atas  permainan yang berkualitas dintunjukkan kepada Tottenham Hotspur yang sukses menumbangkan tim asuhannya di stadion White Hart Lane pada hari Rabu lalu. Bagi Conte saat ini, Tottenham Hotspur merupakan pesaing terberat timnya untuk bisa menyabet gelar Liga Inggris.

“Kami sadar kekalahan bisa terjadi kapanpun bahkan sebelum laga berlangsung. Namun, saya rasa pertandingan imbang dan tim lawan mampu mencetak dua gol itu merupakan permainan terbaik yang kami tunjukkan,” ucap Conte setelah bertanding.

“Kami memang sedikit memiliki rasa kecewa, kemenangan yang selama ini kami raih harus terhenti. Meski begitu, Tottenham merupakan sebuah tim yang baik, tangguh dan untuk saat ini mereka telah menjadi pesaing dalam gelar juara Premier League. Dimana mereka pada musim lalu, telah mendominasi sebagai tim juara dan termasuk di musim ini.”

“Ketika kami harus kejebolan dua gol, maka yang harus kami lakukan adalah meningkatkan kualitas permainan lebih baik. Tetapi, kami masih menduduki di puncak Liga Domestik karena hasil kerja keras dan semangat tim. Sulit untuk berkompetisi di sini dan hal terpenting  adalah terus melakukan pekerjaan dengan giat,” tambah pelatih berusia 47 tahun.

Chelsea yang memiliki catatan 13 kemenangan berturut-turut harus berhenti usai dikalahkan oleh Tottenham Hospurs dengan skor akhir 0 – 2. Dalam kemenangan tersebut Delle Alli sukses mencetak dua gol bagi The Lilywhites di babak pertama tambahan dan menit ke-54 yang memastikan timnya menang.

Kekalahan Chelsea tidak berpengaruh untuk menggesernya dari klasemen,  dengan torehan 49 poin yang dimiliki oleh mereka dalam 20 laga. Tetapi, Chelsea terasa terancam saat ini berselisih lima poin dibawah mereka yaitu Liverpool menduduki peringkat kedua.

Dengan kemenangan kemarin, Tottenham Hotspur berada di posisi ketiga dengan mengumpulkan 42 poin, yang sama dengan Manchester City.